Jumat, 13 Mei 2022

Cara Pilih Tukang Bangunan Yang Berkualitas & Bagus | Ternyata Tukang Punya Integritas Juga Lhoo


 

        Halooo.sobat omah sipil kembali lagi di blog omah sipil. Blog yang membahas tentang serba-serbi ilmu proyek konstruksi dan juga serba-serbi ilmu pendukung lainnya.Oke, kadang masih jarang yang tau, tentang gimana sih cara mengetes atau memuji dari dasar kelayakan seorang tukang itu berkualitas bagus atau tukang yang baik atau tukang yang kompeten bahasa sekolahnya    ?

        Sebelumnya kita harus kaji dulu bangunannya akan kita bangun jadi bangunan ini ada kualifikasi kelasnya,skala dan skema bangunnya.

         Jadi kalau kualifikasi atau kelas bangunan sederhana seperti bangunan rumah type 36,45,56 dan lain-lain,  jadi tidak perlu memakai pemborong, cukup dengan mengandalkan satu orang tukang maka tukang tersebut akan merangkap menjadi pemborong, menjadi kepala tukang dan menjadi mandor yaitu konsep skema untuk bangun bangunan dengan biaya ataupun budget terbatas.

Nah berdasarkan hal tersebut maka kita harus mencari tukang yang berkualitas,Arti  berkualitas yaitu 

 1.tukang itu punya pengetahuan tentang pembangunan yang akan dia bangun.

2. tukang tersebut mempunyai integritas artinya dalam hal durasi pekerjaan dia tidak akan menyia-       nyiakan.

3. Tukang itu punya motivasi kerja, motivasi kerjanya apa terlepas daripada yang namanya uang tukang itu punya tanggungjawab.

        Dari ke tiga komponen ini harus ada dalam seorang tukang yang mana tukang itu untuk membangun rumah kita. Bagaimana cara mendapatkan tukang tersebut yang pertama tentu harus diuji dulu kelayakan dasar dengan cara menilai pengetahuan si calon tukang tersebut,kalau si calon tukang mampu menjawab sesuai dengan kaidah dasar teknis pembangunan berarti dia ciri khas tukang yang mempunyai kualitas bagus.

        Contoh pertanyaan yang pertama ini terhadap tukang kita Katakanlah ngambil Sisi atau sektor untuk bangunan rumah dengan memakai komponen dindingnya adalah bata merah.Pertanyaannya kepada si tukang untuk memasang batu bata apakah perlu disiram atau direndam bata tersebut? apabila si tukangnya menjawab tidak perlu karena nanti susah kita pasangnya karena batu bata basah itu tidak akan tinggi bisa kita pasang maka roboh dan segala macam. maka tukang yang menjawab seperti itu jangan pakai berarti tukang tersebut tidak mempunyai pengetahuan dasar tentang yang namanya teknis bangunan dan juga tukang tersebut hanya mengejar waktu agar cepat mendapatkan bayaran.

         Untuk pertanyaan yang kedua apabila tukang tersebut menjawab Hai untuk bata pada saat akan dipasang perlu disiram dan dibasahi karena apabila tidak dibasahi batu bata tersebut akan menyerap mortar beton atau mortar semen sehingga air semennya akan dihisab dan mortar ataupun semen perekatnya akan rapuh di kemudian hari dan itu potensi akan menjadi retak, jika tukang yang menjawab seperti itu maka menjadi Nilai plus untuk bisa kita pakai atau kita berikan pekerjaan.

 Nah itulah cara memilih tukang yang berkualitas untuk membangun rumah anda.

Terimakasih sudah membaca artikel ini, jangan lupa share agar bermanfaat buat orang lain.

Omah Sipil adalah Blog yang seputar ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang/merencanakan, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Selengkapnya klik di sini...

This Is The Newest Post

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon