Selasa, 20 Juli 2021

Proses Pembuatan Batako,Kelebihan hollowbrick/batako dibanding bata merah

          HOLLOWBRICK / BATAKO



    HollowBrick/Batako adalah bahan bangunan alternatif untuk menggantikan batu bata merah. Pemasangan hollowbrick/batako pada bagian pinggir pun tidak perlu dipotong karena tersedia ukuran setengah sehingga hasil akhir lebih rapi. Dan apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester lagi sehingga akan menghemat biaya dan memberikan kesan alami.


 Proses Pembuatan HollowBrick/Batako :

Adapun proses produksi hollowbrick/batako adalah sebagai berikut :

1.Pasir diayak untuk mendapatkan pasir yang halus dengan menggunakan mesin/manual.

2.Pasir tanpa diayak dan semen diaduk sampai rata dengan menggunakan mesin pengaduk/manual dan setelah rata ditambahkan air.

3.Adonan pasir, semen dan air tersebut diaduk kembali sehingga didapat adukan yang rata dan siap dipakai.Adukan yang siap dipakai ditempatkan di mesin pencetak hollowbrick/batako dengan menggunakan sekop dan di atasnya boleh ditambahkan pasir halus hasil ayakan (bergantung pada jenis produk hollowbrick/batakoyang akan dibuat).

4.Dengan menggunakan lempengan besi khusus tersebut dipres/ditekan sampai padat dan rata mekanisme tekan pada mesin cetak

5.Hollowbrick/Batako mentah.yang sudah jadi tersebut kemudian dikeluarkan dari cetakan dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan alat cetak.

6.Berikutnya alat cetak dibalik dengan hati-hati Skala produksi dan keunggulan produk akhir sehingga hollowbrick/batakol mentah tersebut keluar dari alat cetaknya.

7. Proses berikutnya adalah mengeringkan hollowbrick/batako mentah dengan cara diangin-anginkan atau di jemur di bawah terik matahari sehingga didapat hollowbrick/batako yang sudah jadi.

 

Kelebihan hollowbrick/batako dibanding bata merah 

    Hollowbrick/Batako lebih hemat dari bata merah dari segi waktu pemasangan, jumlah pemakaian adukan, dan harga per meter persegi. Hollowbrick/Batako juga bisa menampilkan tekstur dinding yang lebih rapi apabila bila tidak diberi plester atau ekspos.

    Pembuatan bangunan menggunakan hollowbrick/batako bisa selesai dalam waktu lebih cepat. Jika Anda membangun dinding menggunakan hollowbrick/batako, hanya dibutuhkan 10 hingga 15 buah hollowbrick/batako untuk menyusun dinding seukuran satu meter persegi. Memang tidak secepat pemasangan dinding papan semen atau gypsum, tetapi jelas lebih cepat dari aplikasi bata merah.

    Keuntungan yang bisa diperoleh melalui penggunaan hollowbrick/batako tidak hanya berhenti di sana, melainkan juga menghemat plesteran serta mengurangi beban dinding sehingga konstruksi bangunan menjadi lebih ringan.

     Untuk menjawab kritik bahwa batako kurang kokoh, bisa diatasi dengan mencampur material dasar hollowbrick/batako dengan abu ampas tebu yang merupakan limbah industri yang bisa dimanfaatkan kembali. Abu ampas tebu terbukti memberi hasil yang lebih kuat, ringan, dan tahan lebih lama dari kondisi agresif. Harganya pun murah.

     Karena harganya lebih murah dari sebagian besar bata merah, bangunan yang dibuat menggunakan hollowbrick/batako kerap dianggap tidak sekelas dengan bangunan bata merah dan tidak mempunyai nilai jual yang tinggi. Namun pendapat tersebut sangat subjektif, tergantung kepada kebutuhan dan selera dari masing-masing pemilik bangunan.

 Hollowbrick/Batako merupakan batu cetak yang tidak dibakar, berdasarkan bahan bakunya hollowbrick/batako dibedakan menjadi 2, yaitu :

1. Hollowbrick/Batako tras/putih, hollowbrick/Batako putih terbuat dari campuran trass, batu kapur, dan air, sehingga sering juga disebut batu cetak kapur trass. Trass merupakan jenis tanah yang berasal dari lapukan batu-batu yang berasal dari gunung berapi, warnanya ada yang putih dan ada juga yang putih kecokelatan. Ukuran hollowbrick/batako trass yang biasa beredar di pasaran memiliki panjang 20 cm–30 cm, tebal 8 cm–10 cm, dan tinggi 14 cm–18 cm.

2. Hollowbrick/Batako semen, dibuat dari campuran semen dan pasir. Ukuran dan model lebih beragam dibandingkan dengan batako putih. Hollowbrick/Batako ini biasanya menggunakan dua lubang atau tiga lubang disisinya untuk diisi oleh adukan pengikat. Nama lain dari hollowbrick/batako semen adalah hollowbrick/batako pres, yang dibedakan menjadi dua bagian, yaitu pres mesin dan pres tangan. Secara kasat mata, perbedaan pres mesin dan tangan dapat dilihat pada kepadatan permukaan hollowbrick/batakonya. Di pasaran ukuran hollowbrick/batako semen yang biasa ditemui memiliki panjang 36-40 cm, tinggi 18-20 cm dan tebal 8-10 cm,Hollowbrick/Batako yang diproduksi, bahan bakunya terdiri dari pasir, semen dan air dengan perbandingan 75 : 20 : 5. 

Perbandingan komposisi bahan baku ini adalah sesuai dengan Pedoman Teknis yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum tahun 1986. 

Omah Sipil adalah Blog yang seputar ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang/merencanakan, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Selengkapnya klik di sini...

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon