Selasa, 20 Juli 2021

BAHAN,KUALITAS,UKURAN,MUTU BATA MERAH

 

          BATU BATA

Bahan Baku Bata Merah :

-          Tanah Liat

-          Pasir   halus ukuran  0,15 mm.    Jumlahnya tergantung kondisi tanah liat, biasanya berkisar 30 % sampai 35 %.

 

Kwalitas Bata Merah dipengaruhi oleh :

-          Bahan baku

-          Bahan campuran

-          Teknik pengerjaan

-          Pembakaran dan pemeliharaan

 

 

Jenis-jenis Batu Bata Merah :

1.        Bata Merah Pejal

Batu merah yang dibuat dari tanah liat dengan atau tanpa campuran bahan lainnya yang dibakar pada suhu yang cukup tinggi dan tidak hancur bila direndam dalam air.

 



                               

Gambar  Bata Merah Pejal

 

 

2.        Bata Merah Berlubang

Unsur bangunan yang digunakan untuk pembuatan konstruksi bangunan, dibuat dari tanah liat atau tanpa campuran bahan lain, dibakar pada suhu tinggi dan tidak hancur bila direndam dalam air.


 

                

        

Gambar  Bata Merah Berlubang

 

 

3.          Bata Merah Karawang

Unsur bahan bangunan yang lubang angin, dibuat dari tanah liat dengan atau tanpa campuran bahan-bahan lain.



 


 

Mutu Bata Merah Karawang :

1)      Tampak Luar

Tidak boleh mempunyai cacat seperti : bergelembung dan retak-retak kecuali hal yang sengaja dibuat dan tidak mempengaruhi mutunya.

2)      Toleransi Ukuran ;

Penyimpangan pembengkokan terhadap panjang dan diagonal maksimum 2,5 mm, penyimpangan lebar dan tebal maksimum 2,5 mm terhadap nilai rata-ratanya.

3)      Penyerapan Air ;

Penyerapan air dari 10 buah contoh yang di uji tidak boleh lebih dari 15 %


 

 

4)      Cacat Warna / Pudar ;

Tidak boleh terjadi perubahan warna / pudar yang disebabkan oleh garam yang dapat larut.

5)      Bentuk atau Motif ;

Bentuk atau motif bata merah karawang dapat dibuat dengan persetujuan antara konsumen dan produsen.

 

Ukuran Batu Bata :

Ukuran batu bata yang biasa ditemui dipasaran antara lain :

1.      Panjang 240 mm, Lebar 115 mm, dan tebal 52 mm.

2.      Panjang 230 mm, Lebar 110 mm, dan tebal 50 mm.

 

 

Penyimpangan yang diizinkan untuk ukuran tersebut adalah : panjang maks. 3%, Lebar maksimum 3 % dan tebal maksimum 5%.

 

Klasifikasi kekuatan Bata :

A.      Berdasarkan Kuat Tekan

1.             Mutu Bata Kelas I Kuat Tekan rata-rata > 100 kg/cm2

2.             Mutu Bata Kelas II Kuat Tekan rata-rata 80 100 kg/cm2

3.             Mutu Bata Kelas III Kuat Tekan rata-rata 60 – 80 kg/cm2

 

 

B.      Berdasarkan Compressive Strength (Bata jenuh air) Penyerapan Air.

1.          Batu Bata Kelas A

Compressive Strength diatas 69 N/mm2 dan nilai penyerapan tidak lebih 4,5 %

2.          Batu Bata Kelas B

Compressive Strength diatas 48,5 N/mm2 dan nilai penyerapan tidak lebih 7 %


                          
      

Gambar  Pengeringan dan pembakaran Batu Bata

 

Omah Sipil adalah Blog yang seputar ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang/merencanakan, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Selengkapnya klik di sini...

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon